TALMUD (KITAB HITAM YAHUDI)
Buku “Talmud: Kitab Hitam Yahudi yang Menggemparkan” karya Prof. Dr. Muhammad Abdullah asy-Syarqawi merupakan kritik tajam terhadap isi, sejarah, dan dampak sosial-politik dari Talmud, sebuah kitab penting dalam agama Yahudi. Berikut adalah ringkasan dalam Bahasa Indonesia:
⸻
Ringkasan Buku:
📖 Tentang Buku
Buku ini menyajikan isi dan ajaran Talmud sebagai sumber ajaran utama Yahudi kontemporer, menggantikan posisi Taurat. Penulis menyebut Talmud sebagai “kitab hitam” karena isinya dinilai penuh dengan kebencian, diskriminasi, dan supremasi terhadap agama dan bangsa lain, khususnya Islam dan Kristen.
⸻
🕍 Apa Itu Talmud?
Talmud adalah kumpulan ajaran lisan para rabbi Yahudi yang dianggap sebagai hukum suci, bahkan melebihi Taurat. Ia terdiri dari dua bagian utama: Mishnah (ajaran hukum) dan Gemara (komentar rabbi). Talmud dianggap sebagai representasi psikologis dan ideologis dari bangsa Yahudi sendiri.
⸻
⚔️ Sejarah Hubungan Yahudi dan Islam
Buku ini menyoroti hubungan tegang antara Yahudi dan Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Beberapa suku Yahudi di Madinah seperti Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah disebut melakukan pengkhianatan, sehingga Nabi mengambil langkah tegas terhadap mereka.
⸻
✡️ Ibadah & Tradisi Yahudi
Yahudi beribadah tiga kali sehari dan menjadikan membaca Taurat dan Talmud sebagai ibadah utama. Hari Sabtu (Sabbath) dianggap sakral, dan berbagai perayaan keagamaan mereka sarat dengan unsur sejarah dan spiritualitas Yahudi.
⸻
📚 Isi dan Bahaya Ajaran Talmud
Penulis mengecam isi Talmud yang dianggap penuh kebencian terhadap non-Yahudi. Disebutkan bahwa kitab ini menyebarkan ajaran superioritas Yahudi dan justifikasi atas perlakuan tidak adil terhadap orang luar. Dikatakan bahwa Talmud mendorong permusuhan dan menjadi sumber inspirasi ideologi Zionisme.
⸻
🧪 Struktur Buku
Buku ini terdiri dari lima bagian utama, mencakup:
1. Asal-usul dan isi Talmud
2. Kutipan teks dari buku kritik Eropa terhadap Talmud
3. Teks Talmud yang mencela agama Kristen
4. Praktik ritual berdarah Yahudi yang kontroversial
5. Peristiwa pembunuhan Pendeta Toma di Suriah tahun 1840 oleh kelompok Yahudi, serta intervensi Zionis internasional.