MENGUPAS TUNTAS AKAR BID'AH

Berikut adalah ringkasan buku “Mengupas Tuntas Akar Bid’ah dalam Timbangan Al-Qur’an & Sunnah” karya Syaikh Ali bin Hasan bin Abdul Hamid Al-Halabi berdasarkan bagian pendahuluan dan struktur isi yang ditampilkan pada dokumen:



📌 Ringkasan Umum

Buku ini membahas secara mendalam tentang konsep bid’ah dalam Islam, ditinjau dari Al-Qur’an, Sunnah, dan pemahaman generasi Salaf (para sahabat dan ulama terdahulu). Penulis menegaskan bahwa agama Islam telah sempurna, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Maidah: 3, sehingga tidak membutuhkan tambahan atau inovasi dalam urusan ibadah.

Bid’ah dipahami sebagai segala bentuk amalan, keyakinan, atau tata cara dalam agama yang tidak memiliki dasar dari syariat, baik secara langsung maupun melalui kaidah umum yang sah.



🧭 Pokok-Pokok Pembahasan

1️⃣ Kesempurnaan Islam

• Islam telah sempurna dan lengkap.
• Menambahkan sesuatu dalam agama berarti menganggap syariat belum sempurna.
• Rasulullah ﷺ telah menjelaskan seluruh perkara yang mendekatkan ke surga dan menjauhkan dari neraka.

2️⃣ Definisi Bid’ah

Bid’ah didefinisikan sebagai:

Suatu tata cara dalam agama yang diada-adakan dan menyerupai syariat, dengan maksud berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah.

Ciri bid’ah:

• Tidak memiliki dalil yang sah.
• Menyerupai ibadah syar’i tetapi tidak ada tuntunannya.
• Dibuat dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.



3️⃣ Kaidah-Kaidah Umum tentang Bid’ah

Beberapa kaidah penting yang dibahas:

• Setiap bid’ah adalah sesat.
• Amalan yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ adalah tertolak.
• Niat baik tidak cukup untuk membenarkan amalan jika tidak sesuai sunnah.
• Sedikit dalam sunnah lebih baik daripada banyak dalam bid’ah.



4️⃣ Cara Mengenali Bid’ah

Penulis menjelaskan indikator untuk mengetahui suatu amalan termasuk bid’ah, antara lain:

• Bertentangan dengan sunnah.
• Tidak pernah dicontohkan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.
• Dikhususkan waktu, tempat, jumlah, atau cara tertentu tanpa dalil.
• Berdasarkan hadits dha’if atau palsu.
• Bersumber dari tradisi atau khurafat yang tidak berdalil.



5️⃣ Macam-Macam Bid’ah

Ditinjau dari tingkatannya, bid’ah bisa:

• Sampai pada tingkat kekufuran.
• Termasuk kemaksiatan besar.
• Termasuk kemaksiatan kecil.
• Atau perkara yang makruh.

Namun secara prinsip, bid’ah tidak pernah menjadi ibadah yang sah.



6️⃣ Dampak dan Bahaya Bid’ah

• Menghilangkan sunnah.
• Memecah belah umat.
• Mengaburkan kebenaran.
• Menghalangi seseorang dari ittiba’ (mengikuti Rasulullah ﷺ secara benar).



7️⃣ Solusi dan Jalan Keluar

• Kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah.
• Memahami agama sesuai manhaj Salaf.
• Menjauhi ahli bid’ah.
• Mempelajari kaidah-kaidah ilmu Ushul al-Bida’.



🎯 Tujuan Penulisan Buku

Penulis ingin:

• Menjelaskan akar dan sebab munculnya bid’ah.
• Memberikan kaidah ilmiah untuk membedakan antara sunnah dan bid’ah.
• Meluruskan kesalahpahaman bahwa bid’ah bisa dibagi menjadi “baik” dan “buruk” dalam urusan ibadah.



📝 Kesimpulan Inti

Agama Islam telah sempurna. Setiap tambahan dalam ibadah tanpa dalil adalah bid’ah dan tertolak. Jalan keselamatan adalah mengikuti Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya dalam memahami dan mengamalkan agama.